Vita di KDI 5

tontonan April 29th, 2008

Jujur saja, saya sangat jarang menonton tivi. Kebetulan di rumah tadi asisten rumah tangga asyik menonton KDI yang diputar setiap harinya di TPI. Apalagi terdengar ibu saya ikut tertawa melihat episode itu. Saya jadi tertarik untuk menjenguk, dan akhirnya terkaget sekaligus tertawa pula setelah melihat satu kontestan bernama Vita.

Si Vita asal Nganjuk ini rupanya tidak begitu fasih bahasa Indonesia. Berbeda dengan Cinta Laura yg kelondolondoan, si Vita ini bahasa Jawanya kental banget. Sering kali juri bertanya pun, dijawab dengan bahasa Jawa. Sepertinya juri pun ikut senang (maksudnya, senang ngerjain) si Vita ini. Soalnya terlihat lugu di balik ke-Jawa-annya itu.

Lucunya, si Vita ini seneng pula menyanyikan lagu londo. Maka didaulatlah dia oleh para juri untuk menyanyikan lagu Evanescence versi Dangdut. Wahaha, lucu banget… Keluguan lainnya saat si Vita ini ditanya dalam bahasa Inggris. Ditanya “How do you do?” pun si Vita kebingungan menjawab, meski ia bisa dengan fasih melafalkan lirik-lirik Evanescence (sudah pasti murni hafalan tanpa ngerti arti apapun yang ia ucapkan).

Seperti para peserta lainnya, di kuping Vita ditempeli earphone, dengan ada panitia yang membisiki di baliknya. Para juri sempat menanyakan bahasa Inggrisnya kereta gantung. Si panitia yang membisiki pun ikut memberi jawaban yang ngawur. Akibatnya, kembali lagi Vita jadi bahan tawa. Jawabnya, “hang train.” Hehehe..

Di akhir sesinya, ia mengucapkan terima kasih kepada banyak orang. Terakhir si panitia sepertinya membisiki dengan kata-kata penutup, “I love you all.” Hehe, tapi yang didengar dan lalu diucapkan oleh Vita adalah, “I love you ul.” Huehehe, kembali lagi para pemirsa pun tertawa.

Hebatnya, meski lugu, Vita ini terlihat PD (PD dengan setiap keluguannya).  Juga PD dengan bahasa Jawanya, ndak peduli penonton di studio ato pemirsa di tivi mungkin nggak ngerti apa yang ia omongkan.

Andaikan di antara sampeyan ada yang merekam acaranya, mohon dunk diupload ke YouTube. Hihi, sesi Vita tadi bener-bener menghibur soalnya. Ato ada yang punya fotonya? Berita tentang episode ini bisa dibaca di situsnya TPI pula.

Karakteristik si Penulis Blog

narsis April 29th, 2008

Nggak usah bingung lagi. Baca aja. Lebih lanjut tentang apa itu artinya masing-masing, mampir ke sinih saja.

Click to view my Personality Profile page

Click to view my Personality Profile page

Nah, bagi sampeyan-sampeyan para wanita di luar sana yang merasa sreg dengan pribadi saya inih, mbok ya kontak-kontak.. Hehe..

Passion saat Menulis

kisah, ngalur ngidul April 20th, 2008

writingDulu saat saya berdikusi dengan klien saya, si klien sempat bertanya, “Pak, kok bisa sih Pak, tahan menulis blog? Soalnya saya sendiri sudah pernah mencoba menulis, tapi nggak bisa tahan lama. Kebanyakan draft, tapi nggak pernah jadi satu tulisan.”

Wah, saya ditanya gitu pun mencoba mencari jawaban. Kalo saya pribadi sih, karena sudah jadi kebiasaan, nggak pernah merasa bingung saat menulis. Sepanjang idenya ada, masalah pengungkapannya adalah hal yang relatif mudah. Makanya, sangat sangat jarang sekali saya membuat tulisan blog dalam format draft. Biasanya, sekali tulis, langsung dipublikasikan.

Kalo tanya resepnya bagaimana bisa seperti itu, yah bisa jadi karena kebiasaan saya sendiri yang sudah menulis sejak kecil. Tau ndak? Pada masa-masanya video Voltus V dan ragam film robot lainnya di tahun 1980-an itu membuat saya terinspirasi untuk membuat cerita serupa. Akibatnya, ditulislah dalam buku tulis kecil-kecil ragam cerita imajinasi yang temanya ndak jauh dari kisah robot-robot besar dan jagoannya. Hihi, bahkan waktu SMA saya pernah mengarang cerita porno di buku tulis. Juga dengan tulisan kecil-kecil. Hanya untuk konsumsi pribadi tentunya, bukan disebar-sebar. Maklum, pengaruh budaya visual baik positif maupun negatif cukup kuat mengakar di otak saya.

Mungkin ada yang belum tau, kalo saya dan teman-teman saya di masa kuliah dulu, sudah pernah mempublikasikan banyak buku komik. Selain dulu pernah menerbitkan komik secara independen, kami sempat bekerja sama dengan penerbit Mizan untuk mengerjakan banyak cerita komik remaja dan Islam. Saya juga terlibat dalam membuat beberapa cerita komik di situ. Ada kali lebih dari 20 buku yang pernah kami buat. Hihi, nggak nyangka toh?

Lalu dari mana saya belajar itu semua? Ndak dari mana-mana. Yah, modal baca komik, novel, nonton film, dan mencurahkannya kembali imajinasi saya dalam format tulisan. Mungkin lebih banyak mengandalkan jam terbang daripada belajar cara menulis secara ilmiah.

Alasan paling mendasar agar semua kegiatan bisa terlaksana (termasuk menulis) adalah passion. Kalo sampeyan doyan banget dengan apa yang biasa sampeyan lakukan, sampeyan nggak akan bosan melakukannya. Sampeyan pasti akan terus mencoba, mencoba, dan mencoba hingga sampeyan akhirnya ahli di situ. Makanya, kalo mau konsisten menulis apapun (termasuk blog), ya jangan pernah berhenti. Kalo suatu saat sampeyan berhenti, khawatirnya apa yang sampeyan sudah dalami menjadi dangkal kembali. Seperti layaknya pisau, sampeyan harus asah terus supaya tetap tajam.

Ntar kalo saya kepikiran tips tambahan, akan saya post di tulisan-tulisan berikutnya.

Bakar! Semuanya Bakar!!

gawean April 17th, 2008

bakarItu pekerjaan yang saya sempat lakukan minggu lalu. Membakar dokumen-dokumen yang menumpuk di gudang dan tak terpakai. Nggak bisa diloakin karena isinya kebanyakan adalah kontrak-kontrak lama dan dokumen pelamar kerja yang numpuk nggak pernah dibuang. Hihi, mudah-mudahan yang pernah melamar ke kantor saya dan tidak diterima, nggak keberatan ya saya bakar semua dokumen CV dan lain-lainnya. Soalnya, kalo didiamkan dan malah dijual ke tukang loak, saya malah khawatir bisa disalahgunakan oleh yang tidak berkepentingan.

Eniwei, siapa nyangka proses bakar membakar dokumen ini menghabiskan keringat yang luar biasa. Bukan karena capek, tapi memang karena puanass buangett.. Tukang loak beberapa kali lewat, minta kalo itu kertas numpuk dalam satu dus dikasih aja ke dia. Wah, maaf Pak. Ini memang harus saya bakar. Kalo boleh saya loakin, sih akan saya loakin.

Maaf untuk para pecinta lingkungan. Maklum, gak punya paper shredder.

Ceritanya Jadi Blogger Terpilih

ngalur ngidul April 14th, 2008

Entah kenapa, tiba-tiba hari Jumat lalu Ndoro Kakung menodong saya via YM. Katanya, “Kamu dipilih jadi blogger favorit Dagdigdug. Atas perintah Paman Tyo, saya disuruh mewawancarai kamu.” Walah, kayak saya kurang seleb aja, masih disuruh jadi blogger favorit. Hehehe.. Ya apa boleh buat. Perintah Paman Tyo memang nggak boleh dilanggar. Jadilah akhirnya wawancara singkat via YM itu.

Tadi pun saya datang ke acara peluncurannya. Berkenalanlah saya dengan para orang di balik layar Dagdigdug (tepatnya cuma Mas Didi yang belum pernah saya tatap mata sebelumnya). Ada pula Puji hadir di sana. Lalu ada si tukangketik yang lagi aktif membuat blog tentang bola. Yang paling menghibur mata dan hati tentunya adalah kedatangan Maylaffayza di acara itu. Setelah ngobrol agak lama, baru sadar betapa si Maylaffayza ini mengingatkan saya dengan teman lama saya yang kini sudah berkelana ke Eropa sanah. Wajah keduanya mirip banget. Mudah-mudahan mereka berdua bukan bayi kembar yang terpisah sejak lahir.

Di acara itu, para pemrakarsa Dagdigdug: Paman Tyo, Mas Didi, dan Enda sedikit banyak cerita soal Dagdigdug. Yang saya mau sebetulnya materi presentasi yang dibawakan Enda. Hehe, bolehkah saya copy file PPT-nya? :D Enda tadi bercerita tentang kondisi pengakses internet Indonesia dan perkiraan jumlah blog asal Indonesia.

Maaf untuk kesempatan tadi, saya ndak bawa kamera. Jadi ndak bisa bikin komik lucu-lucuan. Mintalah fotonya ke Puji karena sedari tadi ia foto kesana kemari.

Selebriti Internet

guyon, ngalur ngidul April 12th, 2008

SelebritiKalo nonton sinetron, bintangnya suka disebut selebriti. Penyanyi ato grup band juga suka disebut selebriti. Nah, kalo di internet, masa ndak ada selebritinya? Kalo di dunia nyata bernama Indonesia, yang namanya selebriti pastilah kalo nggak penyanyi, bintang sinetron, ato pemain film. Seorang penyair ato pemain teater (yang juga artis - dalam arti sebenarnya) malah ndak disebut sebagai selebriti. Ntah lah, definisi selebriti di Indonesia memang hanyalah mereka yang masuk di acara gosip.

Nah, kita yang meramaikan dunia maya, tentu harus punya selebriti versi kita sendiri. Mereka yang selebriti tentunya yang banyak dikenal (dan bahkan digosipin) oleh para masyarakat duni maya pula. Tentunya dia juga harus eksis di dunia maya, dipuja-puja di dunia maya, dan semua masyarakat maya mau menjadi seperti dia.

Saya mau mencoba mendefinisikan secara asal definisi selebriti internet. Silakan sampeyan kalo punya waktu dan imajinasi untuk menambahkannya sesuka hati:

  • Seseorang yang nickname YM-nya muncul di daftar hampir semua pengguna YM.
  • Seseorang yang nickname-nya terkenal di forum Kaskus, Indosiar, Kafegaul, Detik, Bluefame. Bahkan kalo perlu, nickname-nya itu sampai terkenal ke forum-forum Mupeng, Bintangmawar, dsb.
  • Seseorang yang sudah pernah menuliskan lebih dari 1.000 post di setiap forum di atas, hingga akhirnya banyak dipercaya menjadi penjaga gawang (moderator) forum.
  • Seseorang yang punya banyak dot com dan rajin mendapat kunjungan dari masyarakat maya lainnya.
  • Seseorang yang sering meninggalkan banyak komentar di blog lain. Jumlah komentar itu bisa mencapai 100 x jumlah post yang ia tuliskan di blognya sendiri.
  • Seseorang yang sering diliput oleh media online sebagai nara sumber.
  • Seseorang yang hidupnya memang dari dunia online, dan nggak akan pernah meninggalkannya. Wong sudah jadi seleb, kok malah meninggalkan ke-seleb-annya.
  • Dan terakhir, seseorang yang anonymous, karena tidak ada satu orang pun yang tahu rupa fisik dia sebenarnya.

Huhuhu… ada tambahan?

Ngeblog Demi Eksistensi

ngalur ngidul April 10th, 2008

Banyak alasan kenapa saya harus ngeblog. Alasan klasik yang biasa saya jawab kenapa saya ngeblog di Media Ide adalah ngeblog itu untuk jualan diri - jualan kompetensi dan kemampuan saya dan perusahaan yang diwakili saya. Lalu, kalo saya ditanya kenapa ngeblog di rumah ini, pasti saya jawab karena saya suka saja dan karena butuh tempat ngeblog lain yang lebih santai tanpa beban dan misi tertentu.

Namun barusan saya kepikiran. Pasti ada alasan yang lebih mendasar kenapa saya ngeblog, kenapa sampeyan ngeblog, ato kenapa kita semua ngeblog. Alasan yang jauh lebih mendasar. Yah, mungkin jawabannya adalah saya ngeblog karena saya butuh eksistensi. Saya ngeblog supaya saya terlihat ‘ada’ di antara banyaknya warga maya di internet. Saya ngeblog supaya saya punya perwakilan diri saya di dunia maya. Saya juga ngeblog supaya saya punya alasan untuk bertemu dengan warga maya lainnya di dunia nyata.

Saya ngeblog di Media Ide karena saya butuh eksistensi berkelas profesional, dan bisa dikenal oleh warga internet lain yang seprofesi dan punya kebutuhan eksistensi yang sama. Saya ngeblog di rumah ini karena saya butuh eksistensi dari kalangan blogger-blogger santai yang suka ngumpul ngobrol ngalur ngidul tanpa ada topik tertentu. Saya butuh eksistensi dari 2 kelompok blogger yang berbeda. Kalo saya nanti merasa saya perlu bergaul dengan kelompok blogger pencari uang, saya pasti akan mencoba eksis dengan membuat blog yang berfokus mencari uang.

Komik diembat dari sini.

Blogging Life

Keluhan Egois Seorang Saya

dolanan April 8th, 2008

Akhirnya pagi tadi ISP Fastnet yang saya pakai tidak bisa menembus YouTube dan Rapidshare. Kalo kata orang-orang gaul, “O.M.G!!!” Mudah-mudahan sejak pertemuan semalam antara para ICT Societies dengan Menkominfo, hari-hari ini Pak Nuh bisa menyempatkan diri bersemedi dan berkonsultasi ulang dengan Bapak SBY perihal pemblokiran ini.

Mayoritas pengguna internet sudah berkeluh kesah ria di banyak blog, forum, milis, dan entah dimana lagi. Semua menjerit hal yang sama. Mudah-mudahan jeritan manusia-manusia di dunia maya ini didengar oleh Pemerintahnya yang menghuni dunia nyata.

Sekarang, izinkanlah saya pribadi ikut berkeluh kesah pula. Karena ini keluhan saya sendiri, boleh dong saya egois… hehe.. Apa yang saya keluhkan dari keegoisan saya ini adalah:

1. Sial…!!! Saya mengandalkan Rapidshare Premium untuk mengunduh banyak film setiap minggunya. Film dan bahkan musik yang saya tampilkan di sebelah kanan ini, adalah buah karya unduhan dari Rapidshare. Kapan lagi saya bisa menonton beresolusi tinggi (apalagi yang beresolusi BluRay). Akses cepat Fastnet serasa tidak ada gunanya. Tujuan awal saya berlangganan Fastnet memang untuk tujuan mulia seperti ini sebetulnya.. (hihi, kok mulia..). Mau pake proxy pun, wuiih, lambat.. bahkan untuk standar Fastnet.

2. Saya selalu mengunduh komik DC dan Marvel setiap minggunya. Biasanya hari Kamis tautan-tautan komik sudah beredar di banyak forum. Kebanyakan menggunakan Rapidshare. Kalo sampeyan penggemar komik DC dan Marvel, pasti sampeyan akan kehilangan kesempatan untuk membaca akhir cerita Countdown bulan depan, crossover Final Crisis dan Dreamwar bulan depan, dan crossover Secret Invasion yang sudah dimulai minggu lalu. Sial seribu sial!!

3. Nggak bisa lagi nyimpen video YouTube yang ok. Saya termasuk yang suka-suka koleksi video clip ato apapun yang menarik dari YouTube. Saya juga sering mengunduh beragam screencast tutorial di situ. Biasanya memanfaatkan fasilitas dari KeepVid untuk bisa mengunduhnya. Sekarang, meski bisa di bypass menggunakan proxy, huih, lambat tenan…

Ya sudahlah.. semoga saja dari apapun yang terjadi ini, ada hikmahnya. Entah itu apa, saya juga ndak tau… Coba saja kita tanyakan pada rumput yang bergoyang (loh, kok jadi Ebiet G. Ade).

Kopdar Serabutan Setelah Blogger Day

guyon, kisah April 6th, 2008

Blogger Day yang sebenarnya sebetulnya (wah boros banget ya, ada benar dan betul) baru terjadi setelah acara seminar berlangsung. Berkumpullah para blogger dari para peserta seminar, teman-teman idgmail, beberapa bintang tamu dari Yogyakarta, dan tentunya blogger-blogger Jakarta. Jangan tanya saya nama mereka siapa aja, karena saya ndak inget semua. Mintalah ke Chika yang mengisi daftar absen (meski nggak semua) mereka-mereka yang datang.

Untuk foto-foto yang sempat saya jepret, sampeyan semua bisa langsung lari ke tempat ini. Kalo sampeyan ada yang mo bikin komik guyonan dari foto-foto itu, silakan.

Kalo komik guyonan versi saya, bisa langsung dilihat di bawah ini.

Blogger Day 1

Blogger Day 2

Blogger Day 3

Blogger Day 4

(Semua karakter dalam foto ini adalah manusia asli dan tidak diperjualbelikan. Semua kata-kata dalam balon teks adalah murni fiktif dan bisa diartikan sesuka hati oleh pembacanya. Mohon pemilik karakter dalam foto ini tidak tersinggung ya).

Live Blogging di BCNow60

kisah April 6th, 2008

Ada yang menarik hari ini. Ceritanya, British Council (BC) ceritanya membuat acara Blogger Day. Kebetulan tulisan ini diposting pada saat acara berlangsung. Ceritanya, ini untuk ikutan kompetisi Live Blogging yang berhadiah Microsoft Office dan Microsoft Windows Vista. Hehe, siapa tau dapet kan nggak rugi juga. Ya tul ya nggak?

Setelah promo ’sejenak’ (alias 1/2 jam lebih) dari Microsoft yang menceritakan aplikasi terbarunya, Windows Live dan Popfly. acara dilanjutkan dengan cerita-cerita tentang blogging dari Bung Enda Nasution, Ndoro Kakung (alias Om Wicaksono), Raditya Dika, dan Miund. Pembicaraannya cukup lumayan. Intinya sih lebih ke sharing pengalaman ngeblog masing-masing pembicara. Setiap individu punya alasan sendiri-sendiri. Dari yang dasarnya suka nulis, dari yang dasarnya suka curhat, hingga yang butuh pelampiasan alternatif untuk pemikiran-pemikiran di otak yang nggak kesampaian.

Mudah-mudahan acara ini bisa memberi ‘racun’ baru untuk para blogger muda, untuk lebih akif dan giat lagi ngeblog. Untuk topik ngeblog sebetulnya nggak usah mikir-mikir pusing. Seperti Mas Wicak bilang, bisa mulai dari hobi, profesi, sekaligus hal-hal yang kita sukai.

PS: Acara Live Blogging ini agak tersendat-sendat, karena koneksi wireless-nya yang ndut-ndutan. Hihi, jadi mau connect pun agak-agak susah (sesekali).