Kalau Kita Gagal

gawean June 2nd, 2008

Nggak semua yang kita (atau tepatnya saya) lakukan itu sempurna. Suatu waktu pasti akan berhadapan dengan kegagalan. Kegagalan yang bikin sebal, kesal, ‘gondok’ di hati, mau marah, tapi ya apa boleh buat, nggak bisa diapaapakan lagi karena semua sudah terjadi.

Buat orang yang merasa dirinya sudah sempurna, tidak pernah gagal sekalipun, di saat ia menerima sesuatu yang sedikit lebih buruk, itu sudah membuatnya pusing setengah mati. Saya jadi ingat, teman SMA saya dulu yang nilainya selalu bagus. Suatu waktu ia mendapat nilai 6, hal yang buat saya sebetulnya hal yang biasa..hehe.., namun buat dia itu menjadi pukulan, karena ia khawatir dimarahi orang tuanya. Belum pernah ia mendapat nilai 6 sebelumnya.

Kalau Kita Gagal

Semakin banyak kita gagal, sebetulnya akan mendekatkan diri kita dengan realita. Bahwa nggak semua bisa didapat dengan mudah. Yang perlu dilakukan berikutnya adalah mencoba memikirkan solusi agar kegagalan itu nggak terjadi lagi berikutnya.

Saya pun sempat pernah kesal, stres, karena mengalami kegagalan berturut-turut. Saya merasa kalau hari itu hari yang naas. Meski sudah menyiapkan beragam skenario untuk beragam antisipasi, ternyata masih saja ada yang luput dari prediksi. Mengumpat memang bisa menghilangkan stres, meski tidak bisa menjadi solusi. Namun yang lebih penting, dari kegagalan itu. saya bisa menambah alternatif skenario lain yang harus saya siapkan bila saya menghadapi kondisi serupa di masa depan.

Nah, bagaimana dengan sampeyan? Sehebat apapun sampeyan, kalo sampeyan masih manusia yang nggak sempurna, sampeyan pasti akan menemukan kegagalan. Bagaimana sampeyan menyikapi kegagalan sampeyan?



Leave a Comment

bebek