Jadi ceritanya saya ikutan event International Young Creative Entrepreneural Award 2008 yang diselenggarakan oleh British Council.  Dari banyaknya peserta yang mendaftar dalam 4 kategori: screen, interactive, fashion, dan communications, akhirnya muncullah 40 finalis, dengan nama saya sebagai salah satu finalis kategori interactive.

Kamis malam kami semua diminta berkumpul di Aston Residence Epicentrum Kuningan. Sebelum kami dikerangkeng dalam ’penjara mewah’ kami mendapat briefing awal. Lucunya, saat saya memasuki ruang briefing, selain beberapa finalis yang namanya sudah saya kenal, ternyata masih ada beberapa lagi yang saya nggak ngeh, yang rupanya sudah pula saya kenal sejak lama. Hihi, dunia serasa kembali berputar. Ada mungkin 1/3 dari seluruh finalis itu sudah pernah saya kenal sebelumnya. 

Selanjutnya di hari Jumat keesokan harinya, saya beserta para finalis lainnya, diwawancara tim juri, dan diminta menyajikan presentasi tentang apa yang sudah kami lakukan, serta apa yang akan kami wujudkan, terkait dengan kategori masing-masing yang diikuti. Tentunya kudu dalam bahasa Inggris donk.

Hehe, sudah lama sekali saya nggak merasakan sedagdigdug ini. Seperti kembali ke zaman sidang pas Tugas Akhir, rasanya. Sampe bolak-balik ke WC sakit perut (hihi, itu tanda gejala nervous), plus tidak bisa tidur di malam sebelumnya. Ternyata yang merasakan seperti itu tidak hanya saya. Bayangkan, hampir semua dari kita sudah dipastikan terbiasa dalam hal presentasi, ke depan klien lah, ke depan prospektusnya lah, ke siapapun. Entah kenapa, karena ini mungkin adalah sesuatu yang baru, menantang, dan berdampak luar biasa terhadap masa depan (ciyee..), bisa jadi hal itulah yang membuat kami semua nervous. (Mungkin gini kali rasanya para finalis Indonesian Idol kalo di panggung ya?)

Cobaan di hari Jumat pun berakhir. Sabtunya kami semua diajak tour ke Bandung, sekaligus menyaksikan acara Kick Fest yang disponsori oleh British Council. Isinya jualan baju distro semua. Kemudian baru di Minggu siang tadi, pengumuman dilakukan. Sakit perut kembali menyerang (huehehe). Pengumuman di depan Gedung Sate yang diliput banyak media sungguh luar biasa. Hehe, tenang saja, bukan saya yang menang. 

Selamat untuk para pemenang IYCE Award 2008 yang berhak untuk berkompetisi lebih lanjut di negeri UK. Sebelum keduluan sama media lainnya, saya post sekalian aja para nama pemenangnya:

  • Screen: Sakti Parantean
  • Interactive: Rachman Ibrahim
  • Fashion: Oscar Lawalata
  • Communications: Irfan Amalee

Profil masing-masing bisa dibaca di situsnya British Council.



3 Comments to “Cerita Tentang IYCE Award 2008”

  1. japs | August 16th, 2008 at 4:46 pm

    Selamat Mas, udah masuk jadi finalis. Kok kemaren gak ketemu ya di Kickfest? hehehe… salam. dan salut. -japs-

  2. ichanx | August 23rd, 2008 at 10:14 pm

    wah… sayang gak menang ya… tapi jadi finalis juga udah keren banget tuh… pengalaman gw jadi finalis paling keren hanya pas lomba balap karung 17-an waktu sd dulu… gak keren…. hihi

  3. -=«GoenRock®»=- | September 4th, 2008 at 9:22 pm

    Selamat mas udah masuk jadi finalis, semoga next time lebih sukses lagi.

    @ichanx: dasar! *ngakak*

Leave a Comment