<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Dunia yang Gatal</title>
	<link>http://pitra.dagdigdug.com</link>
	<description>ulah lamunan tanpa ujung</description>
	<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 13:43:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Cara Anak Pengamen Meminta Sekarang</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/16/cara-anak-pengamen-meminta-sekarang/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/16/cara-anak-pengamen-meminta-sekarang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 13:43:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>

		<category><![CDATA[anak jalanan]]></category>

		<category><![CDATA[pengamen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/16/cara-anak-pengamen-meminta-sekarang/</guid>
		<description><![CDATA[Mobil saya mogok (lagi) hari ini, dan untunglah kali ini mogoknya di kantor. Lagi-lagi temperaturnya overheat. Mobil saya titipkan di kantor, dan saya pulang pun berbis kota ria. Saya memang jarang naik bis (apalagi yang bukan Busway). Makanya, setiap kali saya naik bis, saya suka menemukan cara/trik berjualan/mengamen baru di bis.

Kali ini, yang mengamen adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mobil saya mogok (lagi) hari ini, dan untunglah kali ini mogoknya di kantor. Lagi-lagi temperaturnya <em>overheat</em>. Mobil saya titipkan di kantor, dan saya pulang pun berbis kota ria. Saya memang jarang naik bis (apalagi yang bukan Busway). Makanya, setiap kali saya naik bis, saya suka menemukan cara/trik berjualan/mengamen baru di bis.</p>
<p>Kali ini, yang mengamen adalah anak kecil. Suara paraunya tidak terkira lah pokoknya. Namun, cara mengamen yang dilakukan si anak kecil ini sungguh kreatif, dan membuat saya jadi terharu.</p>
<p>Terlebih dahulu ia mengedarkan sejumlah amplop putih kucel. Tidak semua orang dibagikan amplop, karena keterbatasan jumlah. Trik yang mirip dengan yang dilakukan para pedagang asongan berjualan di bis. Bagi dulu barangnya. Baru kemudian ia mengambilnya kembali. Kalo ada yang ingin barangnya, tinggal ditukar dengan 1.000 rupiah.</p>
<p>Yang membikin terharu, di setiap amplop putih kucel itu ada tulisan dengan pensil kurang lebih seperti ini.</p>
<p>&#8220;<em>Assalamualaikum, Bapak/Ibu/Kakak di bis. Mohon sumbangannya untuk sekedar membantu biaya sekolah dan biaya hidup saya sehari-hari. Terima kasih atas perhatiannya. Wassalam.</em>&#8221;</p>
<p>Ternyata bukan saya saja yang terpengaruh. Lirik ke kiri dan ke kanan, hampir semua yang memegang amplop menyisihkan sedikit uang ke dalamnya.</p>
<p>Mungkin si anak ndak berpikir sejauh itu dampak dari tulisan yang dibuatnya. Betapa tulisan pendek itu mampu menggugah hati penumpang. Namun apapun niatnya, saya hanya berharap uang itu benar-benar dipakai untuk kebutuhan sekolahnya, dan bukan untuk hal-hal yang tidak perlu.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=92&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_92" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/16/cara-anak-pengamen-meminta-sekarang/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Blog Classic Music Video</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/15/blog-classic-music-video/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/15/blog-classic-music-video/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jun 2008 00:38:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[jagad maya]]></category>

		<category><![CDATA[tembang]]></category>

		<category><![CDATA[tontonan]]></category>

		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<category><![CDATA[music]]></category>

		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/15/blog-classic-music-video/</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya, seperti saya pernah cerita sebelumnya, saya mulai gandrung lagi dengan tembang-tembang lawas. Saya jadi sering berkunjung ke YouTube untuk menjenguk koleksi video musik lawas di sana. Jumat kemarin, tatanan waktu tidur saya sempat kacau gara-gara begadang sampai pagi akibat deadline. Sabtu pun dipakai untuk rehat serehat-rehatnya, sampai kepala sempat pusing karena overdosis tidur.

Sabtu malam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Awalnya, seperti saya pernah cerita sebelumnya, saya mulai gandrung lagi dengan tembang-tembang lawas. Saya jadi sering berkunjung ke YouTube untuk menjenguk koleksi video musik lawas di sana. Jumat kemarin, tatanan waktu tidur saya sempat kacau gara-gara begadang sampai pagi akibat deadline. Sabtu pun dipakai untuk rehat serehat-rehatnya, sampai kepala sempat pusing karena overdosis tidur.</p>
<p>Sabtu malam pun saya jadi susah tidur. Akhirnya karena bingung dan bosan gak tau mau ngapain, saya iseng-iseng (lagi) saja membuat blog baru. Kali ini blognya kumpulan koleksi video musik yang saya sempat kunjungi di YouTube. Maunya sih bua blog ini di dagdigdug, namun karena dagdigdug nggak bisa meng-<em>embed</em> video, jadilah untuk blog iseng ini saya beralih ke blogspot.</p>
<p>Monggo mampir ke persinggahan saya yang lain di <a href="http://classicmusicvideo.blogspot.com/">tautan ini</a>. Jangan lupa, sampeyan akan butuh koneksi cepat bin lancar untuk bisa menikmati semua video YouTube ini dengan lancar. Blog akan di-<em>update</em> sampai saya bosan akan tontonan di YouTube.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=91&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_91" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/15/blog-classic-music-video/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nostalgia dengan YouTube dan Kiss FM</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/11/nostalgia-dengan-youtube-dan-kiss-fm/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/11/nostalgia-dengan-youtube-dan-kiss-fm/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2008 16:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tembang]]></category>

		<category><![CDATA[classic]]></category>

		<category><![CDATA[music]]></category>

		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/11/nostalgia-dengan-youtube-dan-kiss-fm/</guid>
		<description><![CDATA[Belakangan ini, gara-gara hari sabtu malam selalu terjebak di dalam mobil, saya jadi sering dengerin Kiss FM. Sabtu malam di Kiss FM adalah waktunya classic rock.Â  Dengerin lagu-lagu rock lama era 80-an dan 90-an. Buat generasi baru, yang mungkin masih mereka ingat paling U2 ato Bon Jovi. Buat yang sempet ngerasain dengerin kaset era Rp. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belakangan ini, gara-gara hari sabtu malam selalu terjebak di dalam mobil, saya jadi sering dengerin Kiss FM. Sabtu malam di Kiss FM adalah waktunya classic rock.Â  Dengerin lagu-lagu rock lama era 80-an dan 90-an. Buat generasi baru, yang mungkin masih mereka ingat paling U2 ato Bon Jovi. Buat yang sempet ngerasain dengerin kaset era Rp. 5.000-an, pasti akan inget dengan grup-grup seperti: Warrant, Def Leppard, Heart, Bangles, Joan Jett &amp; the Blackhearts, Gorky Park, Poison, dll.Â  Kalo sudah mendengar lagu-lagu classic rock di Kiss FM, jadi berasa nostalgia.</p>
<p>Belakangan ini kegemaran mendengarkan lagu-lagu lama ini pun merembet dengan mencari MP3 nya di internet. Nggak puas kalo belum lihat videonya, ternyata YouTube punya koleksi musik video classic yang luar biasa banyak. Gila, kalo ingat pas dulu zaman RCTI pertama kali ada, saya masih suka ngerekamin tuh musik-musik video yang tayang setelah satu acara TV berlangsung. Entah koleksi VHS rekaman itu sudah dimana, tapi yang penting keangan itu bisa direkoleksi kembali dengan menontonnya di YouTube.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=90&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_90" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/11/nostalgia-dengan-youtube-dan-kiss-fm/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Astaga, Umur Saya Berkurang Lagi!</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/09/astaga-umur-saya-berkurang-lagi/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/09/astaga-umur-saya-berkurang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 15:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<category><![CDATA[narsis]]></category>

		<category><![CDATA[birthday]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/09/astaga-umur-saya-berkurang-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[Ya, memang tepat di 9 Juni ini, usia saya berkurang 1 tahun lagi. Lalu apa yang membedakan hari ini dengan hari lainnya? Hehe, ya ndak ada. Masih sama aja. Hari yang ketat penuh dengan ancaman deadline. Hari yang melelahkan dengan tidur yang minimum. Hari yang memaksa untuk menyetir hampir 2 jam di tengah kemacetan sore [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://pitra.dagdigdug.com/files/2008/06/xml-birthday-cake-large.thumbnail.jpg" alt="Birthday" />Ya, memang tepat di 9 Juni ini, usia saya berkurang 1 tahun lagi. Lalu apa yang membedakan hari ini dengan hari lainnya? Hehe, ya ndak ada. Masih sama aja. Hari yang ketat penuh dengan ancaman deadline. Hari yang melelahkan dengan tidur yang minimum. Hari yang memaksa untuk menyetir hampir 2 jam di tengah kemacetan sore hari. Hari yang bisa membuat orang yang terbiasa hidup nyaman bisa masuk rumah sakit jiwa. Haha, menyenangkan bukan?</p>
<p>Ucapan ultah memang berdatangan dari beragam penjuru. Bahkan dari pihak-pihak yang demi <em>customer relationship</em>, mengirimkan ucapan via SMS dan email. Percaya nggak, yang paling pagi mengirimkan ucapan SMS ke saya adalah dari Indosat. Selanjutnya melalui email, hampir semua forum yang pernah saya registrasi di dalamnya (bahkan sampai saya lupa kalau saya pernah menjadi anggota di sana). Semuanya <em>electronic generated</em>.</p>
<p>Ucapan dari teman-teman memang menghibur. Komentar di profil Facebook juga lumayan. Ya iyalah, wong setiap mereka login, mereka bisa tahu kalau hari ini saya ultah. Komentar melalui pesan di YM juga banyak, terutama dari temen-teman kantor lama. Hihi, karena saya baru sempat ber-<em>online </em>ria malam ini, menumpuklah segitu banyaknya <em>offline messages </em>di YM saya.</p>
<p>Ucapan personal via telepon juga lumayan, terutama dari teman-teman yang memang cukup dekat dengan saya. Bahkan ada yang mengirimkan ucapan 15 menit lebih awal dari jam 00.00. Hehe, buat saya kayak curi-curi start. Namun buat dia yang memang saat itu berada di Bali, di sana memang waktu sudah menunjukkan pukul 00.45. Jadi, ya nggak salah juga.</p>
<p>UcapanÂ terawal yang saya terima pastilah dari keluarga di rumah. Sesampainya di rumah kemarin malam jam 23.30, sehabis beres-beres pameran di JCC,Â ternyata belum semua orang rumah tidur. Jadilah, ucapan ultah disampaikan tepat 00.00, padahal mata sudah mengantuk berat. Lagi-lagi kurang tidur dan kecapaian aktivitas Â melemburkan diri di hari Sabtu dan Minggu.</p>
<p>Terima kasih atas doa dan ucapan yang sudah diberikan rekan-rekan sekalian. Nggak usah repot-repot ngasih hadiah ya!</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=88&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_88" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/09/astaga-umur-saya-berkurang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nggak Semua Orang Pajak Bermasalah</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/05/nggak-semua-orang-pajak-bermasalah/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/05/nggak-semua-orang-pajak-bermasalah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2008 10:38:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[sekitar]]></category>

		<category><![CDATA[corruption]]></category>

		<category><![CDATA[pajak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/05/nggak-semua-orang-pajak-bermasalah/</guid>
		<description><![CDATA[Kalo dulu saya sempet ngedumel soal bikin Surat Domisili di Kelurahan yang menyebalkan, karena kutipannya yang nggak main-main tingginya. Kali ini saya memuji staf Dinas Pajak yang mewakili daerah Tanjung Duren Jakarta.

Ceritanya saya mo bikin PKP (Pengusaha Kena Pajak). Karena sebagai warga yang baik, katanya harus taat pajak hehehe.., makanya perusahaan kami pun mengajukan permohonan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo dulu saya sempet <a href="http://pitra.dagdigdug.com/2008/02/22/lurahcamat-yang-minta-duit-itu/">ngedumel </a>soal bikin Surat Domisili di Kelurahan yang menyebalkan, karena kutipannya yang nggak main-main tingginya. Kali ini saya memuji staf Dinas Pajak yang mewakili daerah Tanjung Duren Jakarta.</p>
<p>Ceritanya saya mo bikin PKP (Pengusaha Kena Pajak). Karena sebagai warga yang baik, katanya harus taat pajak hehehe.., makanya perusahaan kami pun mengajukan permohonan PKP. Proses permohonan tidak bermasalah. Kasih aja selengkap-lengkapnya, dari fotokopi akte perusahaan, SIUP, TDP, Surat Keputusan dari Departemen Kehakiman, NPWP perusahaan, NPWP dan KTP pengurus dan pemilik perusahaan. Kalo berkantor di gedung sendiri, sertakan bukti PBB. Kalo berkantor di gedung orang, sertakan surat kontrak gedung.</p>
<p>Katanya akan dilakukan survei dari Dinas Pajak paling lama 3 hari setelah permohonan diajukan. Ternyata, keesokan paginya saya ditelepon akan ada 2 orang Dinas Pajak yang akan datang siang untuk mengecek keberadaan fisik kantor. Wah, monggo aja deh. Silakan datang. Si pemeriksa juga meminta tambahan fotokopi KTP para pegawai. Yang agak libet, ternyata saya diminta pula menyerahkan fotokopi PBB dari pemilik gedung. Walah, ini main-main ato ngerjain ya?</p>
<p>Siangnya mereka berdua pun datang. Ngobrol-ngobrol, ngecek kelengkapan, foto-foto lokasi, tanda tangan dsb dsb.Â Mereka berharap saya bisa menyerahkan fotokopi PBB dari pemilik gedung saat itu juga. Katanya supaya pemrosesan bisa dilakukan hari ini, dan besok surat PKP sudah bisa keluar. Setelah memohon ke pemilik gedung, akhirnya bisa didapat pula fotokopi PBB. Aman&#8230;</p>
<p>Yang lebih menggembirakan, ternyata sampai pemeriksaan selesai, tidak ada tanda-tanda permintaan &#8216;kutipan.&#8217; Wah, saya terus terang masih ragu. Meski saya sudah menyiapkan &#8216;amplop,&#8217; saya mencoba tetap berasumsi bahwa bisa jadi saya berhadapan dengan orang yang punya integritas. Untunglah asumsi saya benar. Sama sekali tidak ada embel-embel &#8216;minta uang&#8217; ataupun bahasa serupa lainnya hingga selesai.</p>
<p>Saya sempat ceritakan hal ini ke ibu saya yang lebih berpengalaman tentang hal ini. Ibu saya malah berasumsi kebalikan. Saya jadi ragu, apakah gara-gara saya tidak memberikan &#8216;amplop,&#8217; permohonan PKP saya akan ditolak. Yah, kita tunggu saja besok.</p>
<p>Hari Kamis ini saya baru bisa menyempatkan diri datang ke Dinas Pajak. Ternyata permohonan PKP sudah jadi dan saya tinggal ambil. Hebatnya, dari awal permohonan hingga saya menerima PKP, saya tidak mengeluarkan uang apapun, kecuali untuk kebutuhan fotokopi dokumen.</p>
<p>Salut deh. Semoga saja integritas seperti ini terjadi pula di kantor-kantor pajak lainnya. Mudah-mudahan&#8230;</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=87&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_87" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/05/nggak-semua-orang-pajak-bermasalah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kalau Kita Gagal</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/02/kalau-kita-gagal/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/02/kalau-kita-gagal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jun 2008 00:05:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[gawean]]></category>

		<category><![CDATA[gagal]]></category>

		<category><![CDATA[sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/02/kalau-kita-gagal/</guid>
		<description><![CDATA[Nggak semua yang kita (atau tepatnya saya) lakukan itu sempurna. Suatu waktu pasti akan berhadapan dengan kegagalan. Kegagalan yang bikin sebal, kesal, 'gondok' di hati, mau marah, tapi ya apa boleh buat, nggak bisa diapaapakan lagi karena semua sudah terjadi.
Buat orang yang merasa dirinya sudah sempurna, tidak pernah gagal sekalipun, di saat ia menerima sesuatu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Nggak semua yang kita (atau tepatnya saya) lakukan itu sempurna. Suatu waktu pasti akan berhadapan dengan kegagalan. Kegagalan yang bikin sebal, kesal, &#8216;gondok&#8217; di hati, mau marah, tapi ya apa boleh buat, nggak bisa diapaapakan lagi karena semua sudah terjadi.</p>
<p>Buat orang yang merasa dirinya sudah sempurna, tidak pernah gagal sekalipun, di saat ia menerima sesuatu yang sedikit lebih buruk, itu sudah membuatnya pusing setengah mati. Saya jadi ingat, teman SMA saya dulu yang nilainya selalu bagus. Suatu waktu ia mendapat nilai 6, hal yang buat saya sebetulnya hal yang biasa..hehe.., namun buat dia itu menjadi pukulan, karena ia khawatir dimarahi orang tuanya. Belum pernah ia mendapat nilai 6 sebelumnya.</p>
<p><img src="http://pitra.dagdigdug.com/files/2008/06/learnfromdefeat.jpg" alt="Kalau Kita Gagal" /></p>
<p>Semakin banyak kita gagal, sebetulnya akan mendekatkan diri kita dengan realita. Bahwa nggak semua bisa didapat dengan mudah. Yang perlu dilakukan berikutnya adalah mencoba memikirkan solusi agar kegagalan itu nggak terjadi lagi berikutnya.</p>
<p>Saya pun sempat pernah kesal, stres, karena mengalami kegagalan berturut-turut. Saya merasa kalau hari itu hari yang naas. Meski sudah menyiapkan beragam skenario untuk beragam antisipasi, ternyata masih saja ada yang luput dari prediksi. Mengumpat memang bisa menghilangkan stres, meski tidak bisa menjadi solusi. Namun yang lebih penting, dari kegagalan itu. saya bisa menambah alternatif skenario lain yang harus saya siapkan bila saya menghadapi kondisi serupa di masa depan.</p>
<p>Nah, bagaimana dengan sampeyan? Sehebat apapun sampeyan, kalo sampeyan masih manusia yang nggak sempurna, sampeyan pasti akan menemukan kegagalan. Bagaimana sampeyan menyikapi kegagalan sampeyan?</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=85&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_85" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/06/02/kalau-kita-gagal/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Gaya-gayaan Internet di Rumah</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/26/gaya-gayaan-internet-di-rumah/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/26/gaya-gayaan-internet-di-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 12:59:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[dolanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/26/gaya-gayaan-internet-di-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama saya pakai internet cable di rumah. Sekarang pakai Fastnet. Koneksi dari cable, masuk ke modem cable, lalu langsung nyolok ke satu komputer di rumah. Dari komputer itu (yang saya sebut sebagai gateway), saya sebar kabel LAN ke notebook saya dan notebook adik ipar saya. Akhirnya, 3 komputer bisa terkoneksi ke jaringan internet (Ssst.. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://pitra.dagdigdug.com/files/2008/05/wireless-internet-users-one-third.thumbnail.jpg" alt="wireless" />Sudah lama saya pakai internet cable di rumah. Sekarang pakai Fastnet. Koneksi dari cable, masuk ke modem cable, lalu langsung nyolok ke satu komputer di rumah. Dari komputer itu (yang saya sebut sebagai <em>gateway</em>), saya sebar kabel LAN ke notebook saya dan notebook adik ipar saya. Akhirnya, 3 komputer bisa terkoneksi ke jaringan internet (Ssst.. jangan bilang-bilang Fastnet, ntar saya suruh bayar tambahan lagi). Kelemahannya, semua komputer harus ada di satu tempat, karena kabel LAN yang nggak panjang.</p>
<p>Baru saja adik ipar saya belanja Wireless-G Broadband Router. Instalasinya gampang banget ternyata. Sekarang, koneksi dari cable masuk ke Router. Dari Router baru deh disebar ke banyak komputer (oh ya, kebetulan di rumah saya ini komputernya berlebihan). Notebook saya dan notebook adik ipar saya langsung bisa tersambung dengan internet melalui <em>wireless</em> (jadi nggak perlu komputer <em>gateway </em>lagi). Enaknya lagi, sekarang saya bisa <em>browsing </em>di dalam kamar saya sendiri dan kita nggak perlu nongkrong di satu tempat lagi.</p>
<p>Waah, bisa tambah malas saya&#8230; Hehe..</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=83&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_83" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/26/gaya-gayaan-internet-di-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memperkaya Pengetahuan Konsep dan Teknis</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/21/memperkaya-pengetahuan-konsep-dan-teknis/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/21/memperkaya-pengetahuan-konsep-dan-teknis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 May 2008 01:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[gawean]]></category>

		<category><![CDATA[ngalur ngidul]]></category>

		<category><![CDATA[concept]]></category>

		<category><![CDATA[creative]]></category>

		<category><![CDATA[drupal]]></category>

		<category><![CDATA[flash]]></category>

		<category><![CDATA[technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/21/memperkaya-pengetahuan-konsep-dan-teknis/</guid>
		<description><![CDATA[Tantangan mendasar setiap tahun yang biasa saya dan kantor saya hadapi adalah kewajiban meng-update pengetahuan dan teknologi baru. Tujuannya, selain untuk lebih kemudahan pekerjaan, juga untuk menjadi aset ilmu yang bisa 'dijual' sebagai bagian dari konsep ke klien. Saat saya 'jualan' konsep yang berhubungan dengan online branding atau online campaign suatu brand tertentu, tentunya saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img align="left" src="http://pitra.dagdigdug.com/files/2008/05/p2155202_edited_tn.jpg" alt="puzzle" />Tantangan mendasar setiap tahun yang biasa saya dan kantor saya hadapi adalah kewajiban meng-<em>update</em> pengetahuan dan teknologi baru. Tujuannya, selain untuk lebih kemudahan pekerjaan, juga untuk menjadi aset ilmu yang bisa &#8216;dijual&#8217; sebagai bagian dari konsep ke klien. Saat saya &#8216;jualan&#8217; konsep yang berhubungan dengan <em>online branding </em>atau <em>online campaign </em>suatu <em>brand </em>tertentu, tentunya saya nggak bisa &#8216;jualan&#8217; yang saya nggak bisaÂ buat. Ide bisa segudang, tapi kalau nggak bisa dieksekusi yaÂ sama juga bohong. Tambahan lagi, kalau bisa dieksekusi tapi biayanya mahal juga nggak bisa dipakai.</p>
<p>Untuk belajar pun membutuhkan waktu. Mulai dari membaca, hingga mencoba eksekusinya, akan makan cukup waktu. Kalau belajar terus dan nggak &#8216;jualan&#8217; juga nggak mungkin. Makanya, tantangan terbesar adalah bagaimana bisa selalu memperkaya diri dengan <font color="#ff6600">pengetahuan terbaru, bisa dipelajari dalam waktu singkat, membutuhkan biaya rendah, tapi bisa menghasilkan nilai plus plus plus di mata klien</font>. Hihi, susah ya? <em>Then, welcome to my world!</em></p>
<p>Dalam kaitannya dengan pengerjaan sebuah <em>website</em>, misalnya. Konsep strategi menyeluruh sebuah <em>campaign </em>biasanya adalah akumulasi belajar saya dan rekan-rekan saat membaca pola-pola yang dilakukan <em>brand </em>di luar sana. Saya sendiri sudah nggak sempat lagi membaca buku. Yang bisa saya lakukan hanya membaca rutin beberapa blog terkait, seperti <a href="http://www.adverblog.com">Adverblog </a>atau <a href="http://www.adrants.com">AdRants</a>.</p>
<p>Dari sisi teknis, saya mencoba rutin mempelajari hal-hal yang relevan dengan <font color="#ff6600">Drupal</font> dan <font color="#ff6600">Flash</font>. Saya nggak akan sempat belajar banyak <em>content management system </em>(CMS), apalagi mengembangkannya sendiri dari awal. Saya pilih 1 yang bisa diandalkan dan semaksimal mungkin belajar mengeksplorasinya dari sana. Dengan mencukupkan diri belajar selama 1 bulan lewat, akhirnya saya dan rekan-rekan saya berhasil membuat sebuah situs komunitas dengan <em>framework </em>Drupal. Belajar cukup 1 CMS yang eksekusinya bisa dijalankan untuk banyak jenis <em>website</em>.</p>
<p>Saat mengajukan konsep sebuah <em>online campaign</em>, sering kali usulan yang disampaikan nggak akan bisa lepas dari teknologi Flash. Sekarang bagaimana caranya mempelajari aplikasi Flash sedalam-dalamnya supaya bisa dipakai untuk beragam kebutuhan. Kenapa Flash? Karena pekerjaan saya dan rekan-rekan bukan hanya berurusan dengan <em>website</em>. Kami juga mengerjakan beragam aplikasi untuk kegiatan <em>below the line</em>. Lebih efisien jika kami memanfaatkan teknologi yang bisa fleksibel dipakai untuk banyak kebutuhan.</p>
<p>Semakin banyak belajar, baik konsep maupun teknis, akan sangat membantu dalam mengajukan ide-ide &#8216;ajaib&#8217; yang bisa dieksekusi.Â  Memang sih, dalam kenyataannya, mendapatkan ide &#8216;ajaib&#8217; jauh lebih mudah daripada mengeksekusinya. Pada hakikatnya, kita sebetulnya memang nggak perlu sampai belajar sedalam mungkin sisi teknis. Namun, bukan berarti pembelajaran di sisi teknis tidak dibutuhkan. Kalau kita mengerti sisi teknis (meski tidak dalam), setidaknya kita bisa mendapat gambaran logika seberapa jauh ide &#8216;ajaib&#8217; yang kita punya itu bisa dilaksanakan. Jadi, nggak terlalu mengawang-awang tanpa ada pijakan sama sekali ke tanah.</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=81&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_81" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/21/memperkaya-pengetahuan-konsep-dan-teknis/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Menelusuri Seseorang di Internet</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/18/menelusuri-seseorang-di-internet/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/18/menelusuri-seseorang-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 10:03:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[jagad maya]]></category>

		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/18/menelusuri-seseorang-di-internet/</guid>
		<description><![CDATA[Setiap kali saya berkenalan dengan seseorang via YM, kira-kira apa yang biasa saya lakukan? Menelusurinya terlebih dahulu. Mencari sebisa mungkin data tentang dia di jagad internet.

Kesannya kok canggih ya, padahal hal ini biasa saja. Toh, nggak semua orang bisa ditelusuri dengan mudah. Namun, semakin aktif orang itu di dunia internet, biasanya mencari data tentang orang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setiap kali saya berkenalan dengan seseorang via YM, kira-kira apa yang biasa saya lakukan? Menelusurinya terlebih dahulu. Mencari sebisa mungkin data tentang dia di jagad internet.</p>
<p>Kesannya kok canggih ya, padahal hal ini biasa saja. Toh, nggak semua orang bisa ditelusuri dengan mudah. Namun, semakin aktif orang itu di dunia internet, biasanya mencari data tentang orang tersebut menjadi semakin mudah. Kebalikannya, kalau orang tersebut sangat jarang berhubungan dengan internet, mencarinya pun semakin sulit.</p>
<p><img src="http://pitra.dagdigdug.com/files/2008/05/mlyn147l.jpg" alt="Identitas Internet" /></p>
<p>Melalui perkenalan di YM, saya bisa mengetahui alamat email yang dipakainya. Kebanyakan (tidak semua ya) orang yang saya jumpai, selalu menggunakan alamat email yang sama untuk akunnya di Friendster atau Facebook. Coba saja buktikan sendiri.</p>
<p>Dari pencarian berdasarkan alamat email di Friendster (kalau profilnya terbuka untuk umum), saya bisa langsung tahu profil diri, usia, dll. Saya bisa baca pula komentar-komentar tentang dirinya, dan sedikit tahu latar belakang karakternya. Melalui pencarian berdasarkan alamat email di Facebook, saya bisa menemukan nama lengkapnya.</p>
<p>Pencarian data belum berhenti sampai situ. Masih ada Om Google yang bisa diandalkan. Coba cari di mesin pencari Google nama lengkap (yang sudah didapat dari profil Facebook) orang yang dicari. Dari sini, bisa saja, rembetan pencarian lanjut menemukan keterangan tentang dia di banyak situs lain. Coba pula iseng-iseng mencari berdasarkan <em>nickname</em> orang tersebut. Memang sih, bisa jadi setiap orang punya banyak <em>nickname</em>. Namun mulailah dengan mencarinya berdasarkan <em>nickname </em>yang didapatkan dari YM atau Friendster. Siapa tahu sukses.</p>
<p>Itulah makanya saya suka iseng dan suka menduga-duga saat kenalan dengan seseorang melalui YM. Saya suka langsung tebak &#8220;Nama panjang kamu ini ya?&#8221; atau &#8220;Umur kamu sekian ya?&#8221; atau bahkan sampai yang lebih detil &#8220;Kamu suka pakai baju pink ya? Rambut kamu berponi ya? Kamu dulu kuliah di kampus ini ya? Kamu dulu bekas mojang Bandung ya?&#8221; dst.</p>
<p>Hihi, ini sebetulnya cara-cara sederhana untuk menjadi intel internet. Ada yang mau coba-coba iseng mencari jati diri saya? Saya jamin gampang kok (karena saya mudah dicari di mesin pencari Google).</p>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=79&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_79" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/18/menelusuri-seseorang-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Tontonan di Minggu Pertama Mei</title>
		<link>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/12/tontonan-di-minggu-pertama-mei/</link>
		<comments>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/12/tontonan-di-minggu-pertama-mei/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 15:05:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pitra</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[tontonan]]></category>

		<category><![CDATA[dvd]]></category>

		<category><![CDATA[movie]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/12/tontonan-di-minggu-pertama-mei/</guid>
		<description><![CDATA[Terlalu banyaknya sisa film di rumah yang belum saya tonton, membuat saya mencoba 'disiplin' untuk mencicil film tersebut setiap hari. Hehe, meski ini sesuatu yang nggak mungkin dilakukan, karena kecepatan mendapatkan tontonan jauh lebih besar daripada kemampuan diri saya untuk menonton. Belum lagi ditambah kesempatan untuk menonton bioskop.

Di minggu pertama Mei kemarin saya mencoba mengingat-ingat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terlalu banyaknya sisa film di rumah yang belum saya tonton, membuat saya mencoba &#8216;disiplin&#8217; untuk mencicil film tersebut setiap hari. Hehe, meski ini sesuatu yang nggak mungkin dilakukan, karena kecepatan mendapatkan tontonan jauh lebih besar daripada kemampuan diri saya untuk menonton. Belum lagi ditambah kesempatan untuk menonton bioskop.</p>
<p>Di minggu pertama Mei kemarin saya mencoba mengingat-ingat film apa saja yang saya tonton (tidak urut tanggal karena memang tidak ingat):</p>
<ul>
<li><font color="#ff6600">Smallville Season 7 Episode 19 (DivX). </font>Saat mendekati akhir season, Lex Luthor semakin berhasil mendapatkan kunci yang bisa menguasai Traveler, alias Kal-El/Clark Kent. Kunci yang dicari-cari akhirnya Luthor temukan di dalam kastilnya sendiri.</li>
<li><font color="#ff6600">Diving Bell and the Butterflies (Bioskop).</font> Film Prancis yang dibuat dari sudut pandang seseorang yang lumpuh/paralisis dari kepala hingga kaki. Ia akhirnya mampu menceritakan kisahnya dengan menulis buku, hanya bermodalkan kedipan satu matanya saja. Kisah yang mengharukan dan wajib ditonton.</li>
<li><font color="#ff6600">Mr. Magorium&#8217;s Wonder Emporium (DVD).</font>Â  Dustin Hoffman berperan bagus banget di film imajinasi ini. Ia menjadi seorang pembuat mainan yang hendak mewariskan toko mainan ajaibnya ke <em>apprentice</em>-nya, yang diperankan oleh Natalie Portman. Cerita agak lambat, tapi ide yang diutarakan sungguh menarik.</li>
<li><font color="#ff6600">Stardust (DVD).</font> Lagi-lagi kisah imajinatif surealis. Di versi DVD-nya, sampeyan bisa melihat alternatif akhir cerita, plus beragam adegan <em>blooper</em> di film yang sangat apik ini.</li>
<li><font color="#ff6600">Speed Racer (Bioskop).</font> Film garapan Wachowski bersaudara. Kalau mau lihat film dengan tampilan visual yang bisa dikatakan inovatif, jangan hilangkan kesempatan menonton film ini. Film ini memang penuh dengan spesial efek warna-warni. Kesannya memang film untuk anak-anak, tapi saya yakin anak-anak akan bingung kalau melihat film ini, karena gaya tutur plot ceritanya yang loncat ke sana ke mari.</li>
<li><font color="#ff6600">Ben 10 Alien Force Season 1 Episode 1-2 (DivX).</font> Di seri terbaru Cartoon Network ini, Ben sudah beranjak dewasa. Ia kini harus mencari kakeknya yang lenyap entah kemana. Kalau suka serial Justice League masa lalu, dijamin sampeyan akan suka serial terbaru Ben 10 ini.</li>
<li><font color="#ff6600">National Treasure 2: Book of Secrets (DVD).</font> Saya memang belum sempat nonton bioskopnya. Mungkin harus dengan tontonan seperti ini, supaya seseorang bisa mencintai <em>heritage</em>/warisan budaya leluhurnya.</li>
<li><font color="#ff6600">Martian Child (DVD).</font> Kisah drama yang menarik. Seorang pria duda yang mencoba mengangkat anak yang eksentrik. Si anak mengaku dirinya adalah orang Mars. Si pria duda, yang penulis novel fantasi, mencoba berempati dan berusaha menjadi ayah sekaligus teman yang baik dengan si anak. Film yang menurut saya sangat layak ditonton.</li>
<li><font color="#ff6600">Macross Frontier Episode 5 (DivX).</font> Serial terbaru Macross dengan efek yang luar biasa kerennya. Wajib tonton untuk para pecinta Macross.</li>
<li><font color="#ff6600">GI Joe Sigma 6 Season 2 (DivX).</font> Film animasi seri GI Joe yang diputar tahun lalu. Baru sempat saya unduh dan tonton sekarang. Yah, ceritanya sih biasa dan agak-agak garing, meski animasinya bagus.</li>
<li><font color="#ff6600">Jumper (DVD).</font> Cerita yang aneh. Dibilang bagus banget ya nggak juga, dibilang jelek ya nggak juga. Idenya sih menarik, tapi entah kenapa kok setelah menonton film ini, rasanya ada yang kurang.</li>
<li><font color="#ff6600">The Cleaner (DVD).</font> Kalau ini cerita lucu seorang janitor yang lupa ingatan, dan menganggap dirinya adalah seorang agen rahasia. Hehe, kalau mau tertawa, coba cari film ini deh.</li>
</ul>
<p class="akst_link"><a rel="nofollow" href="http://pitra.dagdigdug.com/?p=78&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_78" class="akst_share_link">Share This</a>
</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pitra.dagdigdug.com/2008/05/12/tontonan-di-minggu-pertama-mei/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

