G.I. Joe: Resolute

tontonan August 10th, 2009

Sebelum film layar lebarnya yang sekarang tayang di bioskop, franchise G.I. Joe mengeluarkan animasi seri terbarunya, G.I. Joe: Resolute, dengan 10 episode masing-masing berdurasi 5 menit, dan finale episode berdurasi 11 menit, di adultswim.com. Sempat tayang pula secara berseri di Cartoon Network US. Sekarang, animasi ini bisa pula didapatkan dalam format DVD. Hehe, ada juga sih versi Rapidshare-nya, tapi cari sendiri ya!

Animasi G.I. Joe ini ditulis oleh Warren Ellis (penulis komik senior + penulis serial Justice League-nya DC). Untuk yang nostalgia dengan animasi G.I. Joe tahun 1980-an, dan tentunya sekarang sudah beranjak dewasa, tentunya animasi G.I. Joe ini punya unsur ketertarikan tersendiri.

Pertama, karakter-karakternya tetap mempertahankan desain awalnya. Melalui animasi seri ini, seakan-akan kita melihat kelanjutan seri G.I. Joe tahun 1980-an, seri G.I. Joe - Sigma Six, dan beberapa lepasan DVD-nya. Seperti biasa, tokoh-tokoh dominan untuk G.I. Joe adalah Duke, Scarlett, dan Snake Eyes, sementara untuk Cobra adalah Cobra Commander, Destro, Baroness, dan Storm Shadow.

gijoeresolute

Kedua, berbeda dengan animasi tahun 1980-an yang cemen, yang saat itu tidak boleh ada kematian dalam serial animasi anak. Bayangkan, G.I. Joe dan Cobra terus-menerus bertempur tapi tidak ada satu orangpun yang tewas. Setiap pesawat hancur, pasti ada parasut. Tembak-tembakan ditunjukkan dengan laser tapi tidak ada yang terkena tembakan sama sekali. Ujung-ujungnya begitu dekat, yang ada hanya berupa pukulan. Bahkan, untuk era saat itu, serial animasi seperti ini pun sudah dianggap menuai kekerasan yang tak layak ditonton anak-anak. Di G.I. Joe: Resolute ini kita bisa melihat beberapa tokoh G.I. Joe dan Cobra tewas. Dari Bazooka (G.I. Joe), Major Bludd (Cobra), Storm Shadow (Cobra), dan Zartan (Cobra).

Ketiga, bobot cerita G.I. Joe - Resolute cukup berat. Nuansa teror yang diberikan Cobra sungguh nyata. Bayangkan, di film animasi ini, Cobra Commander benar-benar menunjukkan nyalinya. Tanpa ancaman basi, Cobra menghancurkan kota Moskow dan membunuh jutaan penduduk di dalamnya. Di versi animasi tahun 1980-an, cerita seperti tak akan bisa diwujudkan.

Mau lihat ceritanya? Ada nih webepisode-nya di YouTube.

Webepisode:

G.I. Joe: The Rise of Cobra

tontonan August 9th, 2009

Film G.I. Joe cukup menarik. Setidaknya jauuuh lebih logis, dan flow ceritanya lebih masuk akal daripada menonton Transformers 2: Revenge of the Fallen. Kedua film layar lebar ini adaptasi dari mainan (eh, tepatnya action figure) yang diproduksi Hasbro sejak tahun 1980-an.

Saya sendiri cukup familiar dengan kedua franchise tersebut, karena sejak kecil mengikuti kedua franchise film animasinya yang diputar di RCTI. Ada ratusan tokoh G.I. Joe masing-masing dengan keunikan desain kostumnya sendiri-sendiri. Namun di film layar lebar ini, tokoh G.I. Joe yang diangkat adalah 4 tokoh dominan yang selalu muncul di setiap franchisenya (Hawk, Duke, Scarlett, dan Snake Eyes) + 3 tokoh tambahan yang biasanya hanya menjadi pelengkap saja (Ripcord, Breaker, dan Heavy Duty). Untuk tokoh Cobra, karakter Destro yang menjadi pemimpin, dengan dibantu Baroness, Storm Shadow, dan Zartan. Ada karakter baru bernama Rex yang di akhir film menjadi kejutan tersendiri.

g_i_joe27

Film ini seakan-akan menjadi prolog sejarah pertempuran abadi antara G.I. Joe dan Cobra. Bahkan, di film ini, tidak spesifik disebutkan organisasi teroris bernama Cobra. Hanya nama Mars Industries, yang dimiliki oleh McCullen (lalu di akhir film dikenal sebagai Destro) yang mendukung finansial kegiatan teroris. Memang, cerita versi film ini berbeda dengan komik atau animasinya. Versi komiknya saja ada berbagai macam, dengan versi ceritanya masing-masing. Jadi, tidak ada patokan utama jalan cerita mana yang lebih benar.

Terlepas dari versi cerita mana yang lebih benar, tentu ada pakem-pakem tertentu yang selalu dijaga, agar kontinuitas karakternya tidak terlalu meloncat jauh dalam setiap versinya. Pakem-pakem franchise seri G.I. Joe yang dikenal antara lain:
- Ada kisah romansa (meski tidak terlalu terlihat) antara Duke dan Scarlett, dan antara Scarlett dan Snake Eyes. Versi komik menegaskan tentang hal ini, dan kalau sempat menonton animasi DVD G.I. Joe yang terbaru: Resolute, hal ini juga terlihat jelas.
- Di sisi Cobra, Destro dan Baroness adalah pasangan yang tak terpisahkan satu sama lain.
- Snake Eyes adalah saudara seperguruan dengan Storm Shadow. Karena aksi Storm Shadow yang dikenal licik, perguruan itu mengusir Storm Shadow. Di beberapa versi, Storm Shadow bahkan sempat bergabung dengan G.I. Joe.
- Cobra Commander bersuara parau, dan tak pernah terlihat wajah aslinya.
- Zartan beraksen Australia dan memiliki gang Dreadnoughts. Ia memang doyan bersiul dan terkenal akan kelihaiannya menyamar.

Beberapa pakem ini tetap dimunculkan dalam film layar lebar G.I. Joe ini. Hanya satu hal yang membuat gusar, kenapa Baroness harus pernah menjadi orang baik terlebih dahulu, sebelum akhirnya ia bergabung dengan Cobra? Mengapa ia harus pernah menjalin hubungan dengan Duke? Di film layar lebar ini, bahkan romansa antara Duke dan Scarlett dihilangkan, dan diganti antara Scarlett dan Ripcord.

Terlepas dari kegusaran itu, film G.I. Joe layak ditonton. Ceritanya menarik, dan meninggalkan twist menarik di akhir film, yang tentunya memang dipersiapkan untuk sekuel selanjutnya.