Masa Kuliah Dulu
kisah, narsis March 6th, 2008
Setelah lihat foto-foto koleksi Gerakan Mahasiswa 1978 ITB ini kok ya jadi inget masa-masa kuliah dulu. Wow, sudah sejak 1 dekade lalu saya meninggalkan kuliah S1 di Arsitektur ITB. Masa-masa yang lumayan membahagiakan. Hanya pada masa kuliah itulah saya bisa bersosialisasi dan berkomunitas. Teman-teman satu angkatan sudah seperti keluarga. Apalagi teman-teman yang sudah satu jurusan kuliah, satu rumah kontrakan bareng. Hehe, kalo inget, rumah kontrakan kami saat itu sudah seperti base camp angkatan saja (terutama yang cowok).
Sebenarnya ada banyak koleksi foto saya waktu kuliah dulu. Wong saya juru foto angkatan. Tapi entah dimana semua koleksi foto itu. Maklum, waktu itu masih masanya rol film, belum digital. Kumpulan foto sempat dipajang di seluruh partisi studio kuliah. Kebanyakan memang foto-foto lucu-lucuan seputar kegiatan kami.
Di luar yang dipajang, sebetulnya banyak pula foto kumpulan angkatan yang kontroversial. Hehe, maksudnya foto-foto pada masa kami MAD (masa adaptasi diri) dulu. Wuih, serem-serem lah pokoknya. Botak-botak, telanjang dada penuh lumpur, punggung beset-beset, kaki memar, bau, dan penuh keringet. Siap ngajak gelut lah pokoknya. Haha, namanya juga abis OS. Semua foto ini sempat disensor dan tidak dipajang di depan anak-anak baru. Biar nggak pada ketakutan dengan OS gitu.
Hal yang paling saya inget adalah pada saat saya tugas akhir bersama teman-teman angkatan. Kami sempat khawatir kalo kami tidak akan bisa menikmati kelulusan. Saat itu tahun 1998, dan masanya reformasi. Penembakan Trisakti membuat kami semua stres dan khawatir. Akankah hal ini bisa terjadi di kami keesokan harinya? Tidak ada yang tidur saat itu. Bukan karena begadang seperti biasanya, tapi semua bingung, khawatir, sekaligus penasaran apa yang akan terjadi keesokan harinya.
Kekhawatiran belum berakhir. Kerusuhan 1998 di Jakarta membuat banyak kami perantau asal Jakarta dibuat cemas. Waktu itu belum ada yang namanya hape. Yang ada, antrian wartel di Student Centre penuh dengan kecemasan mahasiswa yang berusaha menghubungi keluarganya di Jakarta. Apalagi rumah saya, yang tidak jauh dari tempat kerusuhan berlangsung. Hihi, jadi ingat. Asisten rumah tangga saya di rumah jadi dapet jatah jarahan daging dari Hero Tomang yang dibakar massa.
Saya juga ingat, saya baru selesai asistensi dengan dosen kepala pembimbing. Masih menenteng-nenteng lembaran gambar, langsung ke Ganesha, mengikuti demo, dan bergerak bersama ke Gedung Sate. Di saat yang sama, saat itu pulalah di Jakarta, Gedung MPR/DPR diduduki mahasiswa. Wuih, 5 tahun kuliah benar-benar kenyang. Hehe, bukan hanya kenyang materi kuliah, tapi kenyang berdemo dan ikut menyaksikan perubahan besar di negeri ini.
Eniwei, sedikit aja nostalgia. Ini ada beberapa cuplikan flashback saya dan teman-teman.
Cari yang mana saya hayoo!
N cari juga yang mana teman saya, salah satu aktivis dunia online pula!
Di salah satu foto ini juga ada blogger senior itu!
Dan terakhir, di salah dua foto ini, juga ada komikus internasional loh!
About