Untung Saya Bukan Superman
imajinasi February 10th, 2008
Siapa yang nggak membayangkan dirinya punya kekuatan super? Mungkin berimajinasi punya kekuatan dan kecepatan seperti Superman. Atau mungkin kekuatan lainnya seperti mampu menyembuhkan penyakit dengan cepat, mempercepat tumbuhnya pepohonan, atau bahkan bisa menahan nafas dalam lumpur.
Seandainya saya punya kekuatan-kekuatan di atas, apakah saya lalu mau menggunakannya demi membantu warga Indonesia lainnya yang saat ini kesulitan? Banyak yang terkena musibah akibat banjir, tergenang lumpur, atau kebakaran hutan, dan membutuhkan bantuan. Seperti seorang Superman yang berbaik hati mau menolong manusia yang kesulitan dan menjadi inspirasi dan teladan bagi mereka yang ditolongnya.
Dulu saya sempat berangan-angan akan menggunakan kekuatan itu untuk membantu semaksimalnya dan seikhlas-ikhlasnya (alias tanpa dibayar). Lalu, kini saya pikir-pikir lagi. Jangan-jangan setelah bantuan yang nanti saya berikan, mereka tidak akan terinspirasi dan beritikad menjadi lebih baik. Jangan-jangan mereka yang terbantu malah menjadi manja dan tidak mau berbuat apa-apa. Karena, bisa jadi mereka terlalu mengandalkan saya sebagai Superman-nya untuk menyelesaikan setiap masalah, tanpa belajar menolong dirinya sendiri. Ujung-ujungnya, saya tidak menjadi inspirasi seperti yang dilakukan oleh Superman, tapi malah menjadi pembantu mereka yang tidak kenal lelah.
Ah, ngomong apa saya ini. Saya kan bukan Superman, dan saya tidak memiliki kekuatan super apapun. Jadi, ndak usah mikirin ini. Biarkan dilema ini diserahkan untuk Superman saja.
About